Ketiganyadikelola oleh PD BPR Kota Bandung. Kepala Bagian Ekonomi Lusi Lesminingwati mengatakan, masing-masing NPL ketiga produk tersebut antara lain Kredit Melati 1,06%, Kredit Mesra 0% dan Kredit Bagja 0%. "Artinya, dana bergulir cukup baik di ketiga kredit tersebut," kata Lusi belum lama ini.
KOTABANDUNG -- Pada 27 November 2018, Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil meluncurkan Kredit Mesra (Masyarakat Eko toggle menu 1.985 Jemaah Terima Manfaat Kredit Mesra Lewat 124 Rumah Ibadah. 01 Sep 2019 |
KOTADENPASAR - Program Kredit Mesra dari Pemda Provinsi Jabar dan Bank bjb mulai melebarkan sayap layanan di Bali dengan peluncuran program bertajuk "bjb MESRAkan Bali".. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil beserta Wakil Gubernur Provinsi Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati menghadiri langsung peluncuran program ini di samping Pura Melanting, Pasar Badung Dangin Puri Kangin, Kota Denpasar
Kegiatan. Diskominfo Gelar Rapat Koordinasi Capacity Building Statistik kemitraanmedia Nov 25, 2021 0 176
Bandung IDN Times - Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (KUK) Provinsi Jawa Barat, Kusmana Hartadji mengatakan, program pinjaman tanpa bunga dan agunan yang bisa diperoleh di masjid, gereja, pura, wihara, hingga kelenteng yang bernama Kredit Mesra (Masyarakat Ekonomi Sejahtera) telah diakses masyarakat secara masif. Berdasarkan data terakhir, program ini telah mampu merangkul 1.985 mitra
REPUBLIKACO.ID, BANDUNG -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bandung mengimbau para pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) untuk ikut menyukseskan program Kredit Mesjid Sejahtera (Mesra) kepada masyarakat. Fasilitas pembiayaan dari PD BPR Kota Bandung ini berpotensi menggerakkan ekonomi kerakyatan berbasis masjid.Ketua MUI Kota Bandung KH Miftah Faridl mengatakan program ini sangat bagus
eo75s. BANDUNG—Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meluncurkan Kredit Mesra Masyarakat Ekonomi Sejahtera, program pinjaman tanpa bunga dan agunan yang bisa diperoleh di masjid, gereja, pura, wihara, hingga unggulan yang diluncurkan sejak November 2018 tersebut menawarkan pinjaman dengan plafon hingga Rp5 juta pada perseorangan berbentuk kelompok dengan pola tanggung renteng, dengan kelompok berjumlah minimal lima orang dan maksimal 10 yang diberikan untuk pengajuan kredit pun terbilang mudah yakni, tinggal dan memiliki usaha di sekitar rumah ibadah dan diketahui oleh pihak RT yang berminat mengajukan pinjaman hanya menyiapkan persyaratan berupa KTP, KK dan surat nikah bagi yang telah menikah. Kredit Mesra merupakan unggulan Jabar Juara menggandeng Bank BJB untuk ikut berperan aktif dalam agenda percepatan pemulihan ekonomi nasional melalui penyaluran kredit tanpa agunan."Saya ini adalah pemimpin semua umat beragama, saya sudah disumpah menjaga Pancasila. Saya tidak akan membeda-bedakan agamanya apa. Gubernur Jawa Barat harus menolong semua rakyatnya," kata Gubernur Jabar Ridwan Kamil membeberkan alasan program Kredit JugaBank BJB BJBR Sukses Jaga Kualitas Aset di 2022 dengan NPL 1,13 PersenProgram OPOP dan Kredit Mesra Jabar Diterapkan di Sumatra UtaraPelaksanaan program BJB Mesra ini menurutnya sengaja dilakukan di tempat ibadah. Selain untuk meningkatkan keimanan umat, hal ini sebagai upaya pemerintah untuk lebih memudahkan masyarakat dalam mendapatkan pembiayaan mikro. Masyarakat cukup datang ke masjid atau tempat ibadah terdekat."Kenapa di rumah ibadah? Karena bangsa Indonesia adalah bangsa yang beragama dan yang namanya rumah ibadah itu ada di mana-mana," ujar Emil, sapaan akrab Ridwan Utama Bank BJB Yuddy Renaldi menjelaskan pihaknya senantiasa hadir sebagai mitra setia pemerintah dan masyarakat untuk menggarap sektor UMKM. Masyarakat rumah ibadah yang menjadi penerima fasilitas ini merupakan salah satu kelompok masyarakat yang menjadi sasaran prioritas. "Bank BJB akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah dalam mendukung penyaluran kredit ini. Bank BJB juga akan terus melakukan perluasan jangkauannya agar dapat memberikan manfaat yang lebih optimal dalam upaya pemulihan ekonomi nasional," jelas Mesra BJB sengaja dirancang dengan segala macam kemudahan yang ditawarkan. Pembiayaan ini disalurkan tanpa agunan sehingga masyarakat tak di Bogor pertama kali, kini program tersebut sudah merambah ke sejumlah wilayah, salah satunya Provinsi ini merupakan bagian dari Safari Ramadan yang diselenggarakan oleh Bisnis Indonesia, dan didukung oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Diskominfo Jawa Barat, Bank BJB, BUMD PT Migas Utama Jabar MUJ, dan JNE. Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
...masyarakat Kota Bandung akan semakin soleh dan masyarakat miskinnya terangkat dengan program inovasi ini...Bandung ANTARA News - Pemerintah Kota Bandung akan meluncurkan program kredit Masjid Sejahtera Mesra yang dikelola oleh perusahaan daerah Bank Perkreditan Rakyat BPR Kota Bandung. "Dalam waktu seminggu kita akan melahirkan inovasi baru, yaitu kredit yang disalurkan lewat masjid namanya kredit Mesra," kata Wali Kota Bandung Ridwan Kamil di Hotel Savoy Homann, Kota Bandung, mengatakan program kredit yang disalurkan melalui Dewan Kemakmuran Masjid DKM itu ditujukan untuk mengentaskan masyarakat dari kemiskinan. Sekitar masjid di Kota Bandung akan menjadi penyalur kredit dalam program tersebut."Nanti kita MoU dengan MUI kredit lewat masjid ini. Syaratnya tidak pakai bunga, tidak ada agunan," kata dia. Teknis peminjaman dalam program itu akan terlebih dahulu dibicarakan dengan MUI dan BPR. Berbeda dengan kredit Melati yang sebelumnya telah diluncurkan, program kredit Mesra berbasis sosial, artinya warga harus melakukan peminjaman dana secara berkelompok. "Kredit sosial ini contohnya dia harus daftar berlima. Satu orang macet, empat lainnya harus tanggung jawab," kata Ridwan Kamil. Lewat program itu, warga Kota Bandung bisa mengajukan kredit untuk usaha kecil dengan nilai hingga dengan syarat menyerahkan KTP, Kartu Keluarga, dan serta kelengkapan administrasi lain. "Untuk melakukan mekanisme penyaluran keuangannya, ke dalam bentuk koperasi di masjid, sehingga masyarakat Kota Bandung akan semakin soleh dan masyarakat miskinnya terangkat dengan program inovasi ini," demikian Ridwan Asep FirmansyahEditor Maryati COPYRIGHT © ANTARA 2017
RIDWAN KAMIL MINTA PD BPR FOKUS JADI BANK RAKYAT KECIL Wali Kota Bandung, M. Ridwan Kamil meminta PD BPR Kota Bandung tetap fokus membantu pengembangan usaha kecil menengah bagi nasabahnya. Pasalnya, sejumlah rpgram unggulan PD BPR Kota Bandung telah terbukti mampu membantu keberlangsungan hidup masyarakat. "PD BPR Kota Bandung Harus menjadi banknya rakyat kecil. Banknya mikro, produk unggulannya bagus," katanya di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum, Rabu 18/7/2018. Ridwan menyebut, produk unggulan PD BPR Kota Bandung yang telah bergulir yaitu Kredit Melati Kredit Melawan Rentenir, Kredit Mesra Kredit Masjid Sejahtera dan Kredit Bagja Kredit Bangun Keluarga Sejahtera. Warga Kota Bandung telah menerima manfaat program tersebut. “Sudah lebih dari 16 ribu warga Kota Bandung tertolong hidupnya oleh kredit yang basisnya sangat mudah proses dan persyaratannya. Kredit Melati kemudian Mesra dan Bagja dengan NPL Non Performing Loan NPL atau kredit bermasalahnya kurang dari 5%,” jelas Ridwan. “Ke depannya, jika sudah terkendali maka dipastikan progran kredit yang digagas oleh Pemkot Bandung memiliki kemampuan yang maksimal,” lanjutnya. Di luar itu, Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil menyarankan agar PD BPR Kota Bandung menggunakan digital dalam melakukan transaksi khususnya dalam kredit Mesra Mesjid Sejahtera. "Tantangan mereka adalah digital, bisa berkomunikasi membantu transaksi via digital," ujarnya.
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. BEDA Gubernur, beda pula kang Aher menjadi Gubernur, Kredit Cinta Rakyat atau KCR menjadi program unggulan di Jawa Barat. Kredit ini untuk pengusaha kecil. Yakni pengusaha yang memiliki omzet antara 300 juta sampai 2,5 milyar rupiah. Itu sebabnya pengusaha mikro -yang omzetnya dibawah itu- tidak dapat menikmatinya. Mengapa begitu? Karena sumber dana KCR berasal dari APBD Provinsi. Kewenangan penganggaran untuk usaha mikro hanya di pemerintah Kota/Kabupaten. Lain halnya di Kota Bandung, ketika Ridwan Kamil menjadi Wali Kota. Inovasi menggulirkan kredit usaha mikro, sepenuhnya menggunakan dana sendiri bank. Tidak menggunakan dana APBD. Begitupun ketika menjadi Gubernur."Tiga produk kredit dari Kota Bandung akan dibawa ke Jawa Barat," begitu media memberitakannya. Tiga jenis kredit yang dulu dikenal sebagai "Kredit Tanpa Agunan", "Kredit Tanpa Bunga", "Kredit Melawan Rentenir", "Kredit Berbasis Masjid" -semuanya akan diboyong ke Jawa Barat. Apa saja tiga jenis kredit dari Kota Bandung itu? Pada dasarnya bisnis model -ketiga kredit itu- hampir sama. Yang membedakan adalah key partnerships. Yakni Forum Rukun Warga RW, Majelis Ulama Indonesia MUI dan Ketua Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga PKK. Bayangkan jika satu RW membina 1 kelompok usaha, maka Kota Bandung memiliki potensi RW x 5 debitur atau debitur. Begitupun organisasi islam formal -terdapat sekitar masjid- di Kota Bandung. Bagaimana dengan PKK? Jangan lupa setiap ibu ketua RW -selaku pengurus PKK- berpeluang membina sekurang-kurangnya 1 kelompok usaha. Tidak heran jika dalam 3 tahun tersalurkan ke warga -senilai lebih dari 58 milyar rupiah. Hanya di Kota Bandung produk 1 2 Lihat Financial Selengkapnya
BANDUNG – Program Kredit bjb Mesra Masyarakat Ekonomi Sejahtera hasil kolaborasi bank bjb dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus bergulir pada tahun 2021. Pencapaian program pembiayaan tanpa agunan yang menyasar kelompok masyarakat hingga daerah pelosok ini juga terus memberikan hasil menggembirakan seiring berjalannya waktu. Sepanjang tahun 2020 lalu, bank bjb sebagai penyalur pembiayaan berhasil memberikan fasilitas kredit kepada nasabah. Jumlah ini meningkat ketimbang penyaluran Kredit bjb Mesra pada tahun sebelumnya dengan angka peningkatan nasabah lebih dari orang. Adapun plafon kredit yang disalurkan mencapai Rp14,1 miliar dengan total nilai outstanding Rp5,1 miliar hingga 31 Desember 2020. Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto mengatakan perluasan jangkauan nasabah yang berhasil dilakukan bank bjb tidak terlepas dari komitmen dan keberpihakan perusahaan untuk mendorong pengembangan perekonomian khususnya bagi sektor usaha mikro, kecil, dan menengah UMKM. Pertumbuhan juga didorong oleh pengembangan strategi dan meningkatnya minat masyarakat dalam mengakses program pembiayaan bantuan permodalan usaha ini. "Keberhasilan perluasan jangkauan Kredit bjb Mesra ini juga ditunjang oleh kebermanfaatan program yang sangat dirasakan masyarakat sebagai nasabah. Kebermanfaat program yang dirasakan secara luas ini menjadi sarana promosi organik yang berhasil memicu masyarakat lainnya untuk turut memanfaatkan Kredit bjb Mesra dengan segala kemudahan yang diberikan," kata Widi. Sedari mula, Kredit bjb Mesra memang sengaja dirancang dengan segala macam kemudahan yang ditawarkan. Pembiayaan ini disalurkan tanpa agunan sehingga masyarakat tak terbebani. Persyaratan yang diberikan untuk pengajuan kredit pun terbilang mudah. Masyarakat yang berminat mengajukan pinjaman hanya menyiapkan persyaratan berupa KTP, KK dan surat nikah bagi yang telah menikah. Selain itu, warga Jabar yang berminat dapat mengajukan Kredit bjb Mesra dengan membentuk kelompok beranggotakan minimal 5 orang dan maksimal 10 orang. Setiap orang dalam kelompok bisa mengajukan kredit hingga Rp5 juta. Adapun jangka waktu pinjaman berlaku antara 6 hingga 12 bulan. Pinjaman ini ditujukan bagi pelaku UMKM di Jabar. Sebelum pinjaman diberikan, pelaku usaha yang telah memenuhi persyaratan akan terlebih dahulu diberikan seleksi pelatihan keuangan mikro guna meningkatkan kualitas pelaku UMKM di Jabar. Dengan berbagai kemudahan yang ditawarkan, tak mengherankan bank bjb mampu menjaring lebi dari nasabah sepanjang tahun 2020 yang tersebar di 406 desa, 149 kecamatan, serta 16 kabupaten dan 6 kota di Jabar. Jumlah rumah ibadah yang tersentuh program mencapai 338 unit dan terdiri dari 597 kelompok. bank bjb juga melakukan pembaruan strategi agar dapat merangkul lebih banyak kalangan masyarakat. Selama program berjalan, bank bjb telah merangkul berbagai organisasi keagamaan agar turut serta menjadi mitra dalam mensukseskan program. Organisasi-organisasi tersebut antara lain Majelis Ulama Indonesia MUI, Dewan Masjid Indonesia DMI, Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia HWDI, dan Fatayat Nahdlatul Ulama NU. Sejalan dengan itu, bank bjb juga melakukan pengembangan digitalisasi aplikasi bjb Mesra. Aplikasi ini dapat dimanfaatkan oleh calon debitur yang akan melakukan pengajuan Kredit bjb Mesra dan dapat diunduh melalui aplikasi bjb DIGI. Upaya digitalisasi ini dilakukan sebagai bentuk optimalisasi layanan kepada nasabah Kredit bjb Mesra sehingga mereka dapat menjangkau fasilitas kredit dengan lebih mudah dan praktis. "Ke depan, kami akan terus memperluas jangkauan kolaborasi dan memperkuat inovasi demi memaksimalkan pelayanan kepada debitur Kredit bjb Mesra. bank bjb berkomitmen untuk menyalurkan program pembiayaan ini kepada sebanyak-banyaknya masyarakat sehingga penyaluran pembiayaan ini dapat memberikan manfaat sebaik-baiknya bagi para pelaku usaha agar dapat mengembangkan skala usaha mereka sekaligus berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat," ujar Widi.
kredit mesra kota bandung